Saya & orang-orang tercinta
copyright from: dianika ww -
Dianika Wisnu Wardhani, nama lengkap kakak pertama saya. Tetapi lebih sering mbakQ menulisnya Dianika W Wardhani. Perempuan biasa-biasa saja, alumnus Fakultas Sastra Universitas Jember. Lahir di Lamongan, Jawa Timur. Bercita-cita ingin jadi penulis dan pemilik media. Berharap untuk bisa menjadi matahari lain, dengan cara berbagi cerita. Matahari lain bagi diri sendiri dan orang lain. Menjadi penyemangat diri sendiri. Dan semoga bisa menjadi hikmah bagi orang lain.
Devi. Saya sih memanggilnya mbak ipi. Bapak memanggilnya Pipi. Bue memanggilnya Pipok. mbak din memanggilnya de’epik. Si tengah ini sejak kecil pengen jadi dokter. Ini anak rame banget, beda ma adiknya. Kalau cerita-cerita pasti heboh karena seringkali diperagakan. Tetapi ia selalu merasa kalau ia bukan sosok supel. Pertanyaan yang pernah diajukan kepada mbak din, sewaktu ngobrol ringan di beranda tentang tips2 berkenalan dengan orang.. ”Ngono iku ngomong opo se Mbak nek karo konco?” terjemahan bebasnya begini, emang kalo kenalan dan ngobrol ama orang lain itu apa sih yang diomongin? Nyatanya kini penggila hal-hal berbau Jepang dan komik ini punya teman banyak. Ia sekarang udah diangkat jadi PNS sebagai dokter di salah satu desa di Nganjuk.
Agast. Laki-laki kedua setelah Bapak di rumah. Cool abis. Paling diem. Nggak seru kalau ditelepon karena paling jawabannya iya dan enggak. Atau cuma bilang yo wis ngono iku, Mbak.. atau Ya hanya gitu itu, Mbak.. Tetapi, di sekolahnya dulu, ia sempat jadi orang penting di OSIS. Lalu kini juga di kampus Fakultas Teknik Informatika di Al Azhar Jakarta. Ya selaras dengan kesukaanya, otak atik computer. Ia juga penggemar macem-macem komik makanya klop juga dengan kakaknya.
Ibu. Biasanya saya memanggil ibu dengan panggilan sayang, bue. Orang populer di desa. Bukan karena Kepala Desa. Kerap dipanggil orang dengan sapaan “…Ru..” alias guru. bue itu, perempuan mandiri, itu memang seorang guru SD. Cerdas, cermat, dan sangat menghargai waktu. Nggak pernah sungkan bertanya. Sejak jadi kepala sekolah, aktivitasnya bertumpuk. Sehari, bisa rapat di beberapa tempat. bue, kalau naik motor, waah… kenceeng banget
Bapak. Nggak kalah popular di desa. Pernah jadi Ketua Karang Taruna. Sabar. Supel. Saking supelnya, punya kenalan dimana-mana. Bahkan saat naik bis pun, sering ngobrol dengan penumpang yang ada di sebelahnya. Teliti. Kalau berangkat ke kantor, P dan K Kabupaten, pagi banget. Sederhana jika menghadapi perlakuan bahkan paling jahat sekalipun. Prinsipnya “…isone ngono..” ya bisanya begitu mau gimana lagi, kita yang harus memahami. Nice ![]()
artikel tsb di atas berdasarkan data 4-5 tahun yang lalu yang tentunya sgt banyak perubahan yg terjadi sampai skrg
..
*****************************************
Selain orang tua dan saudara kandung, saya juga memiliki orang tua angkat yang juga begitu menyayangi saya, mereka tinggal di Pare, yaitu :
Ayah. Begitulah saya biasa memanggil. Dia adalah seorang ayah yang sangat penyabar, meski secara spontan terkadang sikapnya sulit untuk dipahami, namun kasih sayangnya begitu luas. Beliau agak pendiam (seperti saya), namun supel dan menjadi tokoh masyarakat di desanya. Sama dengan bapak saya, ayah juga memiliki kata2 yang hampir mirip dalam menghadapi orang paling jahat sekalipun atau peristiwa sedahsyat apapun.. “wis garise ngono..piye maneh..” garisnya sudah begitu, bagaimana lagi. kira2 begitulah translatenya.. ![]()
Ibu. Seorang bidan desa yang sangat disukai oleh para pasiennya. Ibu selalu tersenyum dan lembut tutur katanya. Lebih terbuka (maksudnya ngga pendiam kayak ayah) dan supel tentunya, namun menunjukkan wibawa yang khas dan halus. Saya, paling kangen dengan cara khas beliau tersenyum dan tertawa. Biasanya selalu ngabsen saya pas telp, dg nada lembutnya bilang “dah maem mas? lagi ngapain? lagi dimana? skripsinya gimana?“…. brrrrr… pertanyaan terakhir itu lho biasanya bikin ibu seneng godain saya dengan bilang “ndang mari yo mas”..translatenya : cepet selesai ya nak.. “siap laksanakan!!” jawabku.. I love you mom..
Husnia. Gadis yang lembut hatinya dan kalem. Putri pertama ayah. Cantik. Warna kesukaannya sama seperti saya, biru. Orangnya hanif, sabar, murah senyum dan ga neko neko. Dalam jiwa dan tutur kata yang lembut, tersimpan ketegaran dan ketegasan yang begitu mendalam dan dahsyat. Orangnya istiqomah. Klo sudah menyukai sesuatu, sulit banget berubah. Selalu menjadi juara di kelasnya sampai lulus MAN. Menjadi tempat curhat teman2nya, dan sangat suka sekali membaca. Di lingkungan akbid (akademi kebidanan), IPK nya cumlaude sampai semester 4. Semester 5 dia cuti karena sakit, namun akhirnya wafat tgl 20 februari 2010 kemarin pada usia 20 thn.
Dia meninggalkan kenangan indah yang tak terlupakan dalam hati orang-orang yang menyayanginya. Hal yang paling berkesan diceritain oleh ibu pada saya tetang putrinya ini adalah setiap kali menyapu dan menemukan secarik kertas apa saja, tidak serta merta langsung dibuang, namun dibaca terlebih dahulu. Hal ini membuat ibu tersenyum dan tertawa geli, karena mengingat masa remajanya beliau juga seperti itu… saaayang pada kalian berdua.. ![]()
Faisal. Meski perawakannya hampir sama kayak saya, cenderung pendiam, namun dia sedikit lebih asik diajak cerita dari pada saya yang cool abis (menurut referensi wordpress’s blog mataharilain (mbak saya) 6 tahun lalu, ya ketika saya seusia faisal begitulah). haha. Masih kelas 1 MA di Pondok Pesantren Tambak Beras, Kediri. Sukanya main bola, tapi badannya subur alias gemuk. Hobi lainnya adalah internetan, dan katanya klo nanti gedhe mau kuliah IT kayak saya.. ajiib.. ikutin maz ya deek..
Ima. Suka malu-malu klo sama orang yang belum dia kenal, tapi sesungguhnya dia lebih terbuka dan berani. Keras wataknya tapi penyayang. Suka sekali dengan mainan boneka. Dia sekarang masih kelas 4 MI di dekat rumah. Paling suka klo sedang saya pangku, dia mainan game di HP. Pernah tak minta sms tapi masih bingung ngetik sms caranya gimana.. Ngalemnya pooll..hhe,, maklum mungkin karena masih kecil. miss you adekku.. ![]()

rumahku Surgaku ya gast…
kamu ga pengin pulang? h2
intiya…
kita itu orang-orang yang populer ya…
hwe…he…he…
meski untuk wilayah ‘sekuplek’ desa deketagung sugio lamongan….
intinya…
kita itu orang-orang yang populer ya…
hwe…he…he…
meski untuk wilayah ‘sekuplek’ desa deketagung sugio lamongan….
Akh Agast, I never guest that you’re younger brother of Dian. I almost met Dian in Kuala Lumpur. Your sister is a governor assistant,isn’t she? That’s a kind of popularity. But don’t be proud to be populer like that because populer in human sight is nothing.
Kaifa haaluk akhy.???
ternyata akhy orbek jg ya…..tapi inget jangan sombong lho yaaa!!!!!!!! sungguh semua itu adalah titipan
alhamdulillah bikhoir… anti pye?? hehe
yap, semoga sll tunduk seperti filosofi padi…
owh,,, jd agas anak bungsu yah,,,, ^^
iyaap… ^^
ini agnez bukan??
kumaha ukh??kabarna?lama ga contact2.. :p
iyah gaz,, kamu cool bgt.. hehehe….
kok pengen nangis yah pas baca yang setelah bintang2 itu..
*jadilebaygini
ehehe…
^^ cool?? iya ta, ga nyadar lho..hehe..
hmm..trims for ur simpaty ya ri..aku sndiri yang nulis, ingin sll membaca ulang tulisan yg stelah bintang2 itu..
hmm… jadi smakin tw…
ikutan terharu niech…
tetep sabar ya gaz…
terima kasih adek lely.. ^^ semua sudah ada yang mengatur.. insya Allah, Dia membuat rencana yang baik untuk kita semua..
like this ^^
Wah… It’s touchy and very nice
Ga bisa d’ungkapkan lewat rangkaian kata2 lagi nich ka
Pokoknya kakaQ ini harus tetap semangat yah… “KEEP SMILING and MAKE EVERYTHING PERFECT”
dek syifa : sip..makasih ya… ttg siapa adekku..coba kamu buka “saya dan orang-orang tercinta” ..pasti tahu..
Yoi,,,sama2 kakaQ ^_^
Udah dibaca semua dong…
Klo ga salah adek tu adiknya Nhia kan (orang2 yg menjadi keluarga ke_dua kaka yg berada d’Pare)
Tapi lagi ahh…
Klo ga salah Nhia tu Husnia (yg fhotonya pakai jilbab hijau)bukan? Maaf yah ka,,,beliau udah kembali ke_pangkuannya?
assalamualaikum.
waaahhhhh anak alazhar (UAI)?… angkatan berapa?…saya angkatan pertama fakultas Ekonomi akuntansi.
salam kenal dr saya dan teruslah menulis.
wassalam
wlkmslm wr wb..
iya, saya anak Al Azhar..salam kenal.. sy angkatan 2006..
sip..
teruslah berkunjung, oke.. :p
iya..
nhia sudah pulang ke pangkuanNya..
kita doain aja..smga mndpatkan yg terbaik..aamiin