Etika Menggunakan Layanan Chating

Siapa sih yang tidak kenal dengan keyword “chating”? layanan komunikasi dunia maya itu lho.. Tentunya banyak orang yang sudah tahu dan mahir dalam melakukan chating. Banyak tools yang menyediakan layanan ini, seperti tools paling populer yaitu Yahoo Messenger (YM), DigsBy, Pidgin, bahkan Facebook juga menyediakan layanan itu.

Nah, kali ini saya akan mengajak untuk memperhatikan beberapa hal yang perlu diperhatiakan.(halah, mbulet๐Ÿ˜€ ).. Seperti dalam kehidupan masyarakat, yang dalam berkomunikasi dengan orang lain, harus memperhatikan etika, cara bicara, cara menyampaikan, dan lain-lain. Itu dalam dunia nyata. Dalam dunia maya juga sama halnya, kita dalam berkomunikasi juga harus memperhatikan etikanya. Nah, sekarang akan saya paparkan beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh kamu-kamu, yang suka chating dan ngobrol di dunia maya. ini dia..

Chatting biasanya dimulai dengan saling bersapa satu sama lain, dan jika pelaku chatting tidak akrab, maka mereka akan saling memperkenalkan diri mereka masing โ€“ masing. Selanjutnya secara umum, ini point2nya :

  • Ketika memulai pembicaraan, hendaknya dengan sapaan yang sesuai pada waktunya, atau ucapan salam bagi yang muslim.
  • lebih baik, jangan mencoba untuk memasukkan pesan yang panjang pada saat chating.
  • Memberikan jeda untuk bagian pesan dengan ellipses (tanda titik tiga kali), tunggu untuk melihat apakah ada tanggapan atau komentar, dan kemudian melanjutkan percakapan.
  • Gunakan bahasa sesuai dengan lawan bicara kita.
  • Tidak menggunakan HURUF BESAR, karena akan dianggap sebagai teriakan atau nada tinggi (marah2).
  • Tidak menggunakan kata โ€“ kata yang berisi informasi yang tidak bermakna seperti menekan ENTER berulang kali, dan lain lain.
  • Ketika ingin meninggalkan obrolan sebelum waktu yang dijadwalkan berakhir, baiknya untuk memberitahukan kalau anda akan logout
  • Jangan INVIS, sebagian orang memang merasa kurang dihormati karena status yang invis. Mungkin klo di dunia nyata, kayak kita ngobrol sama orang, tapi oorang itu di balik pintu atau papan penghalang.. ga enak kan rasanya… orang rosulullah itu klo diajakin ngobrol, dia menghadapkan seluruh badannya dan memperhatikan dengan memandang lekat mata lawan bicaranya.. lha ini kok invis, dari balik layar. hmm begitulah sedikit gambarannya.
  • Memberikan kode atau klarifikasi jika terjadi hal-hal yang diluar dugaan.
  • Memberikan “status” YM yang jelas tentang aktivitas kamu sedang apa, jadi menghindarkan orang ber’suudzan ria” karena ketika disapa tapi ga ada balasan. gitu deeh..

Itu saja yang perlu diperhatikan, insya Allah semua demi kebaikan.
Semoga bermanfaat..๐Ÿ™‚

2 thoughts on “Etika Menggunakan Layanan Chating”

  1. Jadi inget pelajaran jaman kuliah ^_^ Sekarang jarang orng yang berkomunikasi sesuai PAKEM. Breaking the rule dah jadi habit. Kadang gemes juga ketika ada orang pake huruf besar, kita-nya ngerasa dibentak-bentak. Dia-nya ga ngeh. Hmmm ^_^ Soal Invis, baru tahu ternyata bs bikin orang ngerasa ga dihormati ya? Padahal justru lebih aman klo invis. Kita cuma chatting dg saudara2 yang kita ingini, biar fans2-nya ga tahu ^_^

    1. ya, sebanarnya sih tergantung orangnya juga..cm ada, oarang2 yg memang tidak suka dg status invis,, ya apa salahnya tho, kita menghargai..
      klo khawatir disapa banyak fans, ya pasang aja status busy.. ok..
      smga bermanfaat..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s