Sensasi Kesuksesan Sejati

Selamat pagi Ikhwah fillaah..
Selamat pagi kebahagiaan..๐Ÿ™‚
Dalam artikel kali ini, saya akan menampilkan sedikit penjelasan tentang arti sebuah kesuksesan yang sejati, bagaimana dan seperti apa sukses sejati itu..

Coba anda lihat foto di samping tersebut. Hanya atlet yang bersedia membayar harga dalam bentuk latihan keras โ€“benar-benar kerasโ€“, mengalami dan merasakan getirnya gagal, dan yang berjuang berpeluh di lapangan, yang akan bisa merasa sensasi sukses semacam demikian.

Sehingga, apakah mereka yang hanya bersedia membayar harga yang murah untuk impian mereka akan bisa merasakan sensasi sukses yang sejati? Sepertinya tidak.

Semisal saja: mereka yang meraih gelar dengan cara cara curang, apakah mereka merasa bangga? Iya barangkali, sepanjang tak ada yang mengetahui. Dan yang jelas, dia bangga sekedar karena gelarnya, tapi dia tidak merasakan kepantasan atas gelarnya. Jika memang tidak ada ketenangan hati dan bahkan perasaan syukur kepada Tuhan, apakah lantas dia benar-benar bisa merasa bahagia?

Orang yang cari gampang dan bermental instan berbeda dengan mereka yang bekerja pintar. Letak bedanya, golongan yang pertama disebut adalah mereka yang condong pada motif kemalasan dan keengganan berbanting tulang. Orang yang pintar berusaha bergegas meraih suksesnya, tapi dia tidak terburu buru dan terlarut dalam kecerobohan dan bergerak atas motif kemalasan.

Orang yang bekerja keras dan berjuang demi mimpi baiknya tidak risau apakah ada orang yang akan memuji mereka akan hasil yang didapat. Ini karena bahkan kerja keras dan perjuangan yang ditempuh sudah membuat diri merasa bangga. Di suatu saat ketika keberhasilan telah diraih di tangan, ingatan mereka akan peluh yang membasahi pakaian kerja dan jerih payah yang melelahkan hari-hari mereka, itu semua menjadi ingatan yang begitu indah dan membanggakan.

Aplikasi dari keteguhan dan kebenaran ikhtiar ini memiliki arti yang sangat luas, sehingga dapat diimplementasikan ke banyak sekali bahkan pada semua macam kasus yang ada.

Kita merasa damai dengan kekerasan kerja kita dan terjalnya jalan perjuangan yang kita daki. Yakinlah, itu semua akan jadi ingatan yang membesarkan hati. Sekarang tinggal kita baikkan cara-cara kita dalam berikhtiar, dan buatlah diri kita senantiasa berada dalam kesyukuran karena Tuhan telah mengijinkan kita meniti jalannya para pemenang.

Sumber : akhmadguntar.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s