Kepada Engkau yang Mencintaiku…

Kali ini, penulis akan berbagi sebuah hikmah untuk sesiapa saja yang sedang dalam merasakan “fitrahNya” sebagai manusia..
Jadi ingat dengan artikel penulis hebat Salim A Fillah yang menyampaikan “Menangani hati menanti pasangan yang dinanti” ..kali ini penulis akan menyampaikan dalam bentuk bahasa yang lain..

Mari, senantiasa bersabar dan husnudzan terhadap apapun ketetapanNya.. lihat segalanya lebih dekat, insyallah ada keindahan dariNya.. 🙂

nah, sebait dua bait kata yang dirangkai tersebut, boleh kita menghayatinya dengan judul “Kepada Engkau yang Mencintaiku“..

Kepada siapapun engkau yang mencintaiku…
Aku ingin berucap padamu
Terima kasih telah menjadikanku seseorang yang berarti dalam hidupmu
Terima kasih telah menjadikanku bermakna padamu
Terima kasih telah membuat kehadiranku tak sia-sia
Terima kasih telah kau bangunkan di hatimu untukku sebuah kamar istimewa
Terima kasih telah membuatku merasakan fitrah manusia yang merupakan ujian terberat untuk melawan nafsu duniaNya

Kepadamu yang mencintaiku……..
Kumohon jagalah lisanmu……
Jagalah pandanganmu……..
Jagalah segala perbuatanmu
Dan jagalah hatimu……
Dari bermaksiat padaNya…
Jagalah hatimu yang tertinggi hanya untukNya….

Kepadamu yang mencintaiku…
Janganlah melanggar batas yang telah ditetapkanNya
Janganlah engkau terbawa hawa nafsu yang akan membawa kita pada penyesalan di akhirnya

Kepadaku yang mencintaimu…
Kan ku paksa hati yang telah condong kepadamu
Kan ku paksa mata yang selalu mencari bayangmu
Kan kupaksa segala imajinasi yang berlayar padamu
Kan ku paksa segala sesak di dada ketika pikiranku penuh dengan namamu
Kan kupaksa diriku untuk menahan segala rasa ketika kau tersenyum lembut padaku
Kan kupaksa dengan segala daya agar diri ini hanya ada untukNya
Kan kupaksa diri ini dengan percaya pada janjiNya
Bahwa bila pada saatnya tiba
Bahwa bila engkaulah sang belahan jiwa
Akan ada saatnya saat berucap kata
“saya terima …” dari bibirmu bersama dengan tasbih kepadaNya
saat itulah kan kuberi segala asa, bahagia, suka dan segala rasa di hati ini hanya kepadamu…

Kepadaku yang mencintaimu
Dan kepadamu yang mencintaiku
Bila pun suatu saat, aku bukanlah yang tertulis untuk menjadi imammu
Dan engkau bukanlah orang yang akan membangun bersamaku istana yang penuh dengan tasbih untukNya
Maka hal itulah yang terbaik untukmu
Maka hal itulah yang terbaik untukku
Maka hal itulah yang terbaik untuk agama kita
Maka hal itulah yang terbaik untuk masa depan kita
Maka hal itulah yang terbaik untuk semuanya…

Karena ketidakpastian itulah wahai engkau yang mencintaiku dan aku yang mencintaimu
Entah siapapun engkau
Janganlah membiarkan rasa yang mungkin kini telah ada
Janganlah engkau memupuk bunga cinta yang bukan karenaNya
Janganlah engkau memperbesar segala asa yang ada

Mari kita mundur selangkah
Demi seseorang yang kita tidak tahu siapa
Yang akan menjadi belahan jiwa kita di dunia dan di jannahNya
Meski hati ini ingin berdoa engakaulah orangnya…
Karena aku ingin mendapati kamar hati bidadariku
Karena aku ingin mendapati tempat terspesial di hati aisyahku
Hanya dengan namaku

Karena itu…
Akan kujaga kamar yang suatu saat akan menjadi miliknya
Berusaha menghalau sekuat tenaga
Segala rasa yang ingin mengisinya
Dan mengisinya hanya dengan namanya
Dan menghiasinya dengan senyum dan kehangatannya
Dalam janji suci dengan ALLAH sebagai saksinya….

Tulisan ini dipersembahkan…
kepada seseorang yang semoga engkau tetap beristiqomah dijalanNya..

diambil dari surat cinta penjuang dakwah.. almarhumah Husnia Rahma Syafitri.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s