Al-Qur’an – Penghibur Jiwa

Apa kira2 yang membuat kita butuh akan hiburan?
Bisa jadi karena galau, bete, stress, bosan, sedih, capek dll, rupanya setelah ditelusuri sebab dari semua itu adalah dosa yang kita perbuat, karena itulah tujuan syeitan selalu menggoda kita.
Contoh dosa yang paling kecil, adalah lalai dalam mengisi kekosongan, Padahal dalam Al-Qur’an Allah telah mengingatkan kita sebagaimana yang terkandung dalam surah Asy-Syarh ayat 7-8 :

“Maka apabila engkau telah sesuai dari sesuatu urusan, tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain”.


Kelalaian dalam kekosongan inilah dimanfaatkan setan tuk membisikkan segala gangguan, maka dijadikan indahlah dunia dalam pandangannya. Hawa nafsu tak dapat lagi ia bendung, hingga semua hiburan terasa begitu nikmat. Terjadilah maka terjadilah…
Ia lupa kalaulah dunia tak berharga sedikitpun dihadapan Allah Ta’ala. Nabi SAW telah bersabda : โ€œSeandainya dunia itu di mata Allah sebanding dengan sayap nyamuk, pasti Dia tidak memberi orang kafir setetes air pun dari dunia ituโ€. (HR.at-Tirmidzi).

Ingat! Ketika Qur’an tidak menjadi konsultan diri seorang mukmin dalam kegalauannya, maka setanlah yang menjadi konsultasnnya. Seperti itulah pesan Allah dalam Surah Az-Zukhruf ayat 36 : “Dan barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Allah Yang Maha Pengasih (Al-Qur’an), Kami biarkan setan menyesatkannya dan menjadi teman karibnya”.

Masihkah kita jauh dari Al-Qur’an?

Kesenangan hati dan ketenangan jiwa setelah mendengar atau membaca Al-Qur’an sangat berbeda, Hati seorang mukmin yang gemar bergaul dengan Al-Qur’an senantiasa terjaga dengan Al-Qur’an. Huruf demi huruf yang terbaca dari Qur’an dibalaskan Allah dengan 10 pahala, bahkan pahala bisa bertambah lagi saat apa yang dibaca ditadabburi , diajarkan dan diamalkan.

Sebagai mukimin sejati, hanya Al-Qur’anlah hiburan sejati, karena ia penenang jiwa. Dalam perjalanan jauh misalnya, walau ia berada diatas sebuah pesawat mewahpun dengan segala kelengkapan fasilitasnya, ia tak ingin waktunya habis hanya dengan melakukan perbuatan yang tak bermanfaat.

Subhanallah, itulah Al-Qur’an yang suci, yang diturunkan Allah dimalam yang suci (Lailatul Qadr) dan diturunkan dalam dada suci seorang Nabi Muhammad SAW.

Satu ayat pun yang kita tadabburi, ia dapat menjadi penenang jiwa, penghibur diri dan pembimbing setiap amal yang akan kita lakukan. Tak perlu ragu lagi dengan Al-Qur’an, jadikan ia penghibur jiwa!

By : Utsman Baco

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s