Sholeh dan Shalehah Dahulu

memeDalam fase dua-puluh-an ini, pernikahan adalah salah satu topic yang amat sering dan penting dalam setiap perbincangan. Kadang, apabila kita sibuk bercakap soal ini dan itu, apa saja temanya, ternyata berakhirnya sering sekali pada hal menikah. Kapan nikah? Sudah nikah apa belum? Dan berbagai soal yang berkaitan dengan hal itu (-_-) J.

Ya, begitulah kehidupan, mungkin ibarat buah yang telah masak, telah sampai waktunya itu dipetik.

Akhil balig, sering disinonimkan dengan kedewasaan dan pernikahan. Yap, katanya sudah sampailah masanya. Lagi-lagi, memperbincangkan topik ini memang Seru !

Tapi, bukan soal kita lantas bisa menikah begitu saja setelah baligh, karena haruslah dibarengi dengan ilmu bab munakahat (pernikahan) itu sendiri agar nantinya tidak kesulitan dalam memahami amanah hak dan kewajiban setelah menikah.

Ramai pula anak muda yang nikah hanya dilandaskan pada rasa cinta. Tentu tak salah, namun kematangan ilmu itu jauh lebih penting dari sekedar cinta terhadap lawan jenis. Berbicara soal menikah saat ini bukan lagi tentang cinta, sungguh tak cukup kawan. Tapi, menikah adalah soal komitmen dan tanggung jawab.

Sebelum Nikah

Soal pasangan, banyak yang berusaha mencari pasangan hidup masing-masing. Ia satu usaha yang baik dan relevan. Sehinggakan, karena kemajuan teknologi, mencari bakal imam dan bakal makmum pun merambah hingga di dunia maya. Hampir setiap masa, sentiasa ada. Dalam mencari pasangan hidup boleh dikatakan semua insan inginkan yang terbaik.

Ingin yang begitu, ingin begini, faham-fahamlah sendiri. Tetapi, dalam proses mencari pasangan hidup, banyak yang bercita-cita besar untuk mendapatkan yang baik-baik, dan soleh solehah. Jika bisa, pasangan yang diinginkan nanti, seorang yang bisa solat berjamaah bersama-sama, taat kepada orang tua, menutup aurat dengan sempurna, bijak dalam bab agama, bisa membimbing, dan lain-lain.

Itu baru sifat luar yang bisa kita pertimbangkan. Tetapi sifat dalam pula, tidak ketinggalan. Segelintir dari kita, ingin memiliki pasangan yang sabar, pemurah, sopan santun, syukur, ridha, takwaโ€ฆ wah bagaimana cara melihatnya?!! Yak, teropong (mata) hatilah jawabnya.

Setelah menikah

Dalam biduk rumah tangga, suami istri pun tak ketinggalan banyak keinginannya. Setiap insan, inginkan keluarga mereka menjadi baik. Sebuah keluarga yang taat dan patuh pada agama, keluarga sakinah. Si bapak, inginkan isteri dan anak-anak menjadi insan yang berguna. Begitu juga dengan ahli keluarga yang lain. Jika tidak si ibu, si anak juga sama. Fitrah manusia adalah cinta kebaikan!

Penutup

Jadikanlah diri kita terlebih dahulu baik. Soleh dan solehah. Berkeinginan, tidaklah salah. Yang salah adalah, apabila kita mengabaikan diri dan taksub pada keinginan diri semata-mata. Bersederhanalah dalam berkeinginan. Kerana, kita semua tidaklah sempurna!

Dalam proses menjadi baik, soleh dan solehah. Ia adalah proses yang berkesinambungan. Mungkin, bakal pasangan atau ahli keluarga kita pada hari ini cuma baik pada satu sudut saja. Tetapi, tidaklah mustahil pada kemudian hari bakal pasangan serta ahli keluarga kita menjadi lebih baik lagi! Belajar dan terus belajar.

Bermula dengan diri sendiri dahulu. Ia adalah proses yang baik dan tepat. Karena, kebergangtungan pada diri sendiri adalah lebih utama berbanding bergantung pada orang lain. Andai kita bergantung sepenuhnya pada bakal pasangan kita serta ahli keluarga begitu dan begini, boleh jadi, kita dapat sebaliknya. Naโ€™udzubillah.

Kekecewaan mempengaruhi perasaan. Muhasabah diri. Jika kita inginkan yang baik, kita perlu jadi baik terlebih dahulu. Jika kita rasa diri sudah baik, tetapi jawapan masih lagi belum tiba.. ia bermakna Tuhan ingin memberikan kita pasangan yang jauh lebih baik insya Allah.

Soleh dan solehah-kanlah diri dahulu!

One thought on “Sholeh dan Shalehah Dahulu”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s