halaqah-sang-murabbi

Akan Bermusuhan Kecuali yang Bertaqwa

Tahu ga? Sahabat pada hari kiamat kelak, akan saling bermusuhan kecuali mereka yg bertakwa. (QS.Azzukhruf : 67)

Yap, default ikatan persahabatan ternyata adalah permusuhan, sama halnya dengan default eksistensi manusia adalah makhluk yang merugi (al ashr). So, hati-hati dalam memilih sahabat, kalau ngebawa maksiat ama bikin jauh sama Allah, lebih baik jaga jarak. dan terus tambah sahabat yang ngebuat nambah taat ama deket ke Allah.

Secara dzahir, banyak mungkin yg kliatan akrab, klop, tapi sayangnya ga dalam rangka taqwa, mesti nanti di akherat bakal head to head saling menjatuhkan, bukan sembarang menjatuhkan, tapi saling menjatuhkan ke neraka. Saling tuding, adu argumen, sama-sama beralasan, kenapa kebersamaan mereka dulu, bukan dalam rangka takwa kepada Allah.

Terus klo sahabat yg bikin makin taat ama deket ke Allah gimana tandanya? ahh, mungkin secara dzahir jarang bertemu, tapi inspirasi kebaikannya selalu kita ingat, serta ada ketersalingan doa yg hadir dalam waktu-waktu mustajab.

Imam atthobari menafsirkan ayat diatas:

“Allah Yang Maha Tinggi sebutan-Nya menegaskan bahwa orang-orang yang saling mencintai atas dasar kemaksitan-kemaksiatan kepada Allah di dunia kelak pada hari kiamat sebagian mereka menjadi musuh bagi sebagian yang lain; sebagian mereka berlepas diri dari sebagian yang lain kecuali orang-orang yang saling mencintai atas dasar ketakwaan kepada Allah.” (Jaami’ul Bayaan: 25/56)

Ibnu ‘Athiyyah berkata dalam tafsirnya:

“Sesungguhnya Allah Ta’ala menyebutkan sebagian kondisi hari kiamat–bahwa disebabkan permulaannya yang mengerikan dan kepanikan yang mengepung manusia, maka setiap teman karib di dunia yang berteman bukan atas dasar ketakwaan menjadi saling bermusuhan dan saling membenci. Hal tersebut dikarenakan ia melihat bahaya yang menimpa dirinya justru berasal dari kawan karibnya sendiri. Adapun orang-orang yang bertakwa mereka melihat bahwa manfaat mengalir dari sebagian mereka kepada sebagian yang lain.” (AL-Muharrar Al-Wajiiz: 13/247)

Sedang An-Nasafiy berkata:

“Maksudnya pada hari itu semua kecintaan diantara orang-orang yang saling mencinta pada selain dzat Allah akan terputus dan berbalik menjadi permusuhan. Berarti dikecualikan kecintaan orang-orang yang bersahabat karena Allah. Sesungguhnya itulah kecintaan yang kekal.” (Madaarikut Tanziil Wa Haqaa`iqut Ta`wiil: 4/109)

Nah, bila ingin mencari teman, sahabat, dan saudara maka carilah yang mau memberikan nasehat, menunjukkan pada kebaikan, mengajarkan ilmu yang bermanfaat, dan benar cintanya karena Allah Ta’ala. Karena teman dan saudara yang seperti itu bisa menjadi sebab bagi dirinya untuk memperbanyak ketaatan dan semakin mendekat dirinya kepada Allah Jalla Wa ‘Alaa.ย -ust ibnu luthfi-

Al-Auza’iy menceritakan dari Yahya Bin Abi Katsir berkata:

“Sebaik-baik saudara adalah yang berkata kepada sahabatnya, “Kemarilah, mari kita berpuasa sebelum kita meninggal”. Dan seburuk-buruk saudara adalah yang berkata kepada saudaranya, “Kemarilah, mari kita makan dan minum sebelum kita mati”.” (Hilyatul Auliyaa`: 3/71)

Salah satu hal ajaib dari pertemanan adalah tidak ada jadiannya, tidak ada akadnya, tidak ada nembaknya, tidak ada. Tiba-tiba sudah teman baiklah. Dan teman baik selalu mempunyai ruang untuk teman baik berikutnya.ย -tere liye-

Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, atas nikmat berupa sahabat-sahabat baik nan luar biasa ini. Ampunilah semua dosa mereka, senantiasa berikanlah mereka petunjuk serta kebahagian dunia lebih-lebih akheratnya. aamiin

Oleh : ummu al farabi

One thought on “Akan Bermusuhan Kecuali yang Bertaqwa”

  1. Salamun alaikum.. Ustadz lgsg saja saya mau nanya.
    1. Kalo ibu atau kakak kita mencintai kita namun mereka tdk menjalankan amal soleh misal solat, tilawah dll itu bgmana? apakah kelak juga akan bermusuhan sama ita. Atau misal ibu yg mencintai anak bkn krn alloh tp krn dia darah daging nya..
    2. Kalo kita cinta dg org krn dia soleh, taat agama namun dalam bbrapa hal dia lalai. Misal ga mau nepatin janji, suka marah gt lantas kita jadi benci sama dia, di sisi lainn cinta, namun di sisi lain benci.. itu gmn ya?
    3. apakah kita yg memiliki saudara yg tdk taat agama kelak tdk akan berkumpul dengan mereka? walopun mereka baik sama kita. Misaal ibu, kakak, paman suka ngasih uang atau ngasih fasilitas gt
    Jazakalloh khoir ustadz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s