643961_3645086846728_390000336_n

Nasihat: Dialogku denganmu

Jikapun harus berproses, tak hentinya si musuh nyata (setan) mengusik dan membayang. Setiap sisi kehidupan akan coba ia gelincirkan kita dari petunjukNya dengan berbagai macam cara. Sisi pernikahan pun tak luput, bahkan menjadi fitnah (ujian) terbesar. Maka, untukmu yang ku cinta walau sebenarnya cinta itu pun sulit untuk ku definisikan dan kumengerti sendiri. Ketahuilah, logika ini serasa lumpuh.

Meski begitu, misteri hati dan waktu memiliki domain yang tak kalah rumit mendifiniskannya. Aku pun tak pernah kuasa memahami ujung jari Ar Rahmaan yang membolak balikkan hati dan menguasai waktu. Apapun itu, untukmu sekali lagi… untukmu yang ku cintai, izinkan dalam lisanku terbilang apa yang pernah Ust Felix sampaikan…

01. maukah engkau menjadi istriku dan kelak ibu bagi anak-anakku? | “pertanyaan itu aku tak tahu jawabannya sekarang, mungkin nanti..”

02. bukan bermaksud memaksa namun jawabmu adalah penenang bagi hatiku | penghapus asa bila tidak dan penambat harap bila iya

03. “kita tidak saling mengenal” | benar, namun siapapun yang mengenal Tuhannya akan saling mengenal

04. “engkau belum mengetahui semua tentang diriku” | benar, namun sebagian kecil yang sudah kuketahui sudah cukup bagi diriku

05. “engkau dan aku berbeda segala-galanya” | biarlah perbedaan jadi penambah rahmat, asalkan sama-sama kita dalam taat

06. “entahlah aku belum pasti, aku belum yakin” | ini pernikahan yang kita berdua belum pernah menjalaninya, kita sama dalam rasa

07. “bila nanti kita hidup susah?” | susah bersamamu dalam taat akan jadi cerita indah, nikmat maksiat sekarang akan jadi sesalan musibah

08. “aku takut, ragu, gundah” | ragu, gundah, takut, risau itu ujian, sedangkan pengetahuan itu obatnya, bertanyalah pada-Nya

09. “mengapa harus aku?” | tidak harus engkau, hanya saja manusia bisa memilih, dan akupun juga boleh memilih

10. “apa yang engkau harapkan dariku?” | mempercayaiku dalam jalan Allah, mendukungku dalam taat, patuh padaku dalam syariat, itu cukup

11. “bila satu saat aku membantahmu?” | aku mungkin akan marah, namun aku akan bersabar padamu, aku haramkan tanganku atas wajahmu

12. “bila satu saat aku mengecewakanmu?” | Rasulullah mengajarkan berbaik padamu, mengajarmu dengan lisan Al-Qur’an dan sunnah Nabi

14. “apa yang engkau larang dariku?” | semua yang dilarang Rasulullah saw

15. “bagaimana engkau memperlakukan diriku kelak?” | aku akan memperlakukanmu sebagaimana ayahmu menjagamu, menyayangimu, mendidikmu

16. bagaimana denganmu? apa yang engkau pinta dariku? sekarang dan kelak? | “dengarkan hamba Allah..”

17. “uang, harta, kemewahan, popularitas, semua bukan sebabku menikah, namun taat, patuhlah pada Allah | maka akupun padamu begitu”

18. “bila ada bagian dunia yang Allah titipkan padamu maka jadikanlah ia bagian dakwah | kita hidup hanya sementara dan tak lama”

19. “bila ada panggilan Allah maka tinggalkanlah aku | InsyaAllah aku berharap ada waktu bersamamu selama-lamanya nanti”

20. “aku akan mendukungmu saat ada disampingku | mempercayaimu saat engkau terpisah dariku”

21. “percayakan bagiku anak-anakmu untuk kujaga dan kudidik | begitu juga harta dan kehormatanmu aman bersamaku”

22. “jadilah lelaki pemberani menghadapi manusia tapi takutlah pada Allah | muliakan aku sebagaimana engkau muliakan ibumu”

23. “jangan kecewakan amanah dari ayahku | didiklah aku, peringatkan aku | namun mohon dengan lisan kelembutan”

24. “jangan cintai aku karena aku bisa saja berubah | cintai Tuhanku dan minta Tuhanku untuk mengajariku mencintaimu”

25. “sesungguhnya aku hendak membuat bidadari-bidadari surga cemburu kepadaku | maka bantulah aku…”

Jika dialog di atas telah terbilang, dan kau setuju. Maka, mari melangkah dengan basmallaah …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s