Definisi Adab dan Peradaban

Adab adalah kata dasar yang membangun konstruksi peradaban. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata adab memiliki definisi adab n kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak: Contoh kalimat : Ayahnya terkenal sebagai orang yg tinggi — nya; ber·a·dab; mempunyai adab; mempunyai budi bahasa yg baik; berlaku sopan.

Maka kata adab dalam contoh kalimat lain adalah seperti ini >> Perbuatannya seperti kelakuan orang yang tidak ~;

Adab juga didefiniskan sebagai sebuah keadaan yang telah maju tingkat kehidupan lahir batinnya. Contoh : bangsa-bangsa yg telah ~; meng·a·dabi v memperlakukan dengan sopan; menghormati: sebagai orang sopan kita harus ~ sesama manusia;

Kata adab dengan tambahan pe-an maka menjadi >> per·a·dab·an n 1 kemajuan (kecerdasan, kebudayaan) lahir batin: bangsa-bangsa di dunia ini tidak sama tingkat ~ nya; 2 hal yg menyangkut sopan santun, budi bahasa, dan kebudayaan suatu bangsa;

Kata adab dengan tambahan me-kan menjadi >> mem·per·a·dab·kan; ialah mengusahakan supaya beradab; meningkatkan taraf hidup; membudayakan: Pemerintah berusaha ~ suku-suku bangsa terasing; ke·a·dab·an n ketinggian tingkat kecerdasan lahir batin; kebaikan budi pekerti (budi bahasa dsb): melanggar ~ manusia.

Secara sederhana maka, ketika melihat orang yang berlaku tidak seperti / tidak sesuai dengan definisi adab di atas, disebut tidak beradab atau dalam bahasa Yunani ditambah bi menjadi biadab.

**

Ukuran sopan setiap orang juga berbeda. Ini dipengaruhi oleh standarisasi dan ukuran keilmuan yang difahami dan diyakini. Ideologi yang menjadi keyakinan pun akan sangat memberikan pengaruh terhadap standar kesopanan suatu peradaban.

Kita sebagai muslim, tentu menggunakan cara pandang hidup peradaban sesuai dengan nilai Islam. Dari sanalah standarisasi bisa kita sepakati dan bisa kita nilai sejauh mana kita telah menjadi manusia yang beradab, atau sebaliknya.🙂

Insya Allah next artikel lebih dalam kupas tuntas tentang adab, peradaban Islam dan perbandingannya dengan barat. Semoga dimudahkan oleh Allah.

Tebet, 27 Okt 2014
@agastyaharjuna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s