Hidup memang Pilihan

Datangnya kesempatan adalah takdir, mengambil kesempatan adalah pilihan.

Datangnya sakit adalah takdir, tapi kesakitan adalah pilihan.

Adanya kesulitan hidup itu takdir, merasa menderita adalah pilihan.

Masalah datang silih berganti itu takdir, berputus asa adalah pilihan.

Saat fisik sakit, mengeluh kesakitan atau sabar dalam senyuman. Itu pilihan.

Saat kesehatan terjaga, kita bisa lalai atau bersyukur. Itu pilihan.

Saat kita terjatuh, kita bisa bangkit kembali atau tetap tersungkur dalam keputusasaan. Itu pilihan.

Saat kita dipertemukan dengan tidaksesuaian harapan, kita bisa marah atau berhusnudzan kepada Allah. Itu pilihan.

Bertambah usia itu takdir. Menua atau dewasa, itu pilihan.

Dan.. telah mampu hadir di Baitullah bisa jadi takdir. Namun, menjadi tamuNya sungguh adalah pilihan.

Hidup adalah pilihan dan setiap pilihan akan pertanggungjawabkan.

image

Beginilah sedikit gambaran berada dalam kumpulan manusia. Mereka semua memiliki takdir, juga memiliki pilihan. Tapi tak jarang juga dari mereka yang tak memiliki pilihan, bahkan tak mampu menentukan pilihan.

Bukan takdir namanya jika tidak memaksa. Bukan pilihan namanya jika tidak menggores asa.

Jalan dakwah juga pilihan. Dia memang pilihan, memaksa kita mendekatiNya.
Jalan syetan juga pilihan. Ia sukarela, indah merayu-rayu meniti langkah ke dalamnya.

Teringat sebuah nasyid.
” Manusia semua inginkan surga, tapi langkahnya menuju neraka.
Sudah tahu syetan musuh nyata, tapi ia jadikan kawan hidupnya..”

Yaa rabb..mudahkan kami memilih untuk menjalani ketaatan-ketaatan padaMu saja. Aamiin..

Yaa rabb.. Beginikah kami nanti di padang mahsyar, ketika hari perhitungan atas pilihan-pilihan?
Ketika menunggu hadiah atau, keputusasaan yang tiada sudah?

Iya, hidup ini rangkaian pilihan. Menyulam takdir di masa depan.

ربنا ظلمنا أنفسنا وان لم تغفر لنا وترحمنا لنكونن من الخاسرين..

ربنا اتنا في الدنيا حسنه وفي الاخره حسنه وقنا عذاب النار‏…

*bbp ntms
Makkah, 03 Januari 2015
@agastyaharjuna

One thought on “Hidup memang Pilihan”

  1. Dan setelah kita memilih terpilih dipilih itu merupakan suatu takdir yang harus dijalani dalam kehidupan ini. Semoga selalu dalam pilihan-pilihan yang Alloh ridhoi supaya menuju JannahNya, aamiin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s