Category Archives: Serial Cinta

Saya & Orang-orang Tercinta PilihanNya

Akad Nikah di Kendal
Akad Nikah, Kendal, Jumat, 30 Januari 2015
Jpeg
Keluarga Kendal
img_7829
International Conference sekaligus Honey Moon di Turkey
Jpeg
Wisuda Sarjana Strata 2, Master of Accounting, Universitas Indonesia
12119006_10207696431226076_7797281786182009655_n
Lahirnya Muhammad Alfatih Harjunadhi, 9 November 2015
Now He is growing, be a good servant of Allah, aamiin
Now He is growing, Muhammad Alfatih Harjunadhi be a good servant of Allah, aamiin
Advertisements

Makna Cinta

Jika ditanya tentang cinta, apa yang terbayang di benakmu? | Cobalah berhenti sejenak membaca tulisan ini, tutup mata dan bantu saya mendefinisikan itu ya. Hayoo, kok diterusin baca? psst! bandel! :p -> oke kalau udah, msge via fb atau email boleh. ย Nah, setelah selesai mendefinisikan, boleh lah lanjut membaca artikel ini. ๐Ÿ™‚

Ada yang bilang.. cinta itu.. sebuah keputusan.ย Cinta itu seperti desiran angin yang menyejukkan. Tak perlu tergesa untuk mengungkapkannya. Cinta itu seperti kupu-kupu. dst… Ah pastilah begitu berjuta makna yang disetiap sisinya memiliki keindahannya masing-masing menurut penafsiran dirinya. Dan memag tiada hak untuk menyalahkan.

โ€œSemua gerak di alam raya ini, di langit dan bumi, adalah gerak yang lahir dari kehendak dan cinta.โ€ – (Ibnul Qoyyim dalam bukunya ‘Taman Surga Para Pecinta’)

Mungkin ini salah satu Maha Hebatnya Allah, tiada batas penguasaan tentang definisi maupun hikmah sebuah kata dan nama. Dan tentang cinta, Ia pun memiliki definisi menurut diriNya sendiri.ย Maka tak satupun makhluk di alam ini yang bergerak kecuali bahwa kehendak dan cintalah motif dan tujuannya.ย Sesungguhnya hakikat cinta adalah gerak jiwa sang pencinta kepada yang dicintainya. Maka cinta adalah gerak tanpa henti. Dan inilah makna kebenaran ketika Allah mengatakan :

โ€œDan tiadalah Kami menciptakan langit dan bumi serta semua yang ada diantaranya kecuali dengan kebenaran.โ€(QS. Al Hijr: 85)

Jadi cinta adalah makna kebenaran dalam penciptaan. Itu sebabnya, hati yang dipenuhi dengan cinta lebih mudah dan cepat menangkap kebenaran. Cinta tidak tumbuh dalam hati yang dipenuhi keangkuhan, angkara murka dan dendam. Cinta melahirkan pengakuan dan kerendahan hati. Cinta adalah cahaya yang memberikan kekuatan penglihatan pada mata hati kita. Begitulah cinta akhirnya membimbing tangan Abu Bakar, Al Najasyi, dll. Begitu kata Anis Matta.

Jika cinta adalah makna kebenaran dalam penciptaan, maka yang menutupi kebenaran menurut Buya Hamka adalah Juhd (angkuh bersudi tantang dengan kebenaran) dan hasad (Asyhadun), dengki. Maka cinta pun tertutupi, yang membuta nan menyesatkan siapa saja, seperti Abu Jahal, Haraklius dll. Ia ada pada makna kaafir (kufur terhadap kebenaran) yang ditafsirkan dari Al Baqarah:6-7.

Maka cinta…
Kaulah sesungguhnya pintu hidayah, juga pintu mawaddah.
Kaulah pelembut jiwa penentram hati karena kebenaran dariNya menghujam terpatri.

Kalau nak, seribu daye | kalau tak nak, seribu daleh! (Pepatah Melayu)

Tidak ada cinta yang terlalu sulit, yang ada ialah kemauan dan upaya yang terlalu sedikit
Ianya untuk menjemput hidayah, ianya juga untuk menjemput mawaddah